10 Pasangan Calon Bupati dari Nias Periksa Kesehatan di RSU Pirngadi Medan

MEDAN (EKSPOSnews):Sepuluh pasangan bakal calon bupati beserta wakilnya dari tiga kabupaten di Sumatera Utara melakukan medical check-up di Rumah Sakit Umum Daerah dr Pirngadi Medan, Senin.

“Ke-10 pasangan yang memeriksakan kesehatan itu, guna melengkapi persyaratan berdasarkan intruksi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) antara lain bakal calon (Balon) Bupati Gunung Sitoli, Nias Utara, dan Nias Barat,” kata Wakil Direktur Pelayanan Medik RSUD dr Pirngadi Medan, Amran Lubis, di Medan, Senin 1 November 2010.Untuk balon kepala daerah dari Nias Barat yakni, pasangan Adrianus Aroziduhu dan Hermit Hia, Faduhusi Daely dan Sinar Abadi Gulo, Yupiter Gulo dan Raradodo Daeli.

Dari Gunung Sitoli, yaitu, pasangan Kemurnian Zebua dan Temazaro Harefa, Lenny Trisnadi dan Armansyah Harefa, dan Martinus Lase dan Aroni Zendrato.

Sedangkan dari Nias Utara, yakni pasangan Edison Hulu dan M Ingati Nazara, Edward Zega dan Fangato Lase, Darius Baeha dan Desman Telaumbanua, serta Fatizaro Hulu dan Masatani Telaumbanua.

“Ada pun item yang harus dilalui para balon bupati itu meliputi pemeriksaan laboratorium, USG, EKG, Paru, Neurologi, Bedah, Mata, Penyakit Dalam, THT dan Audiometri, Radiologi dan Psikiatri,” katanya.

Ia mengatakan, general check- up yang dilakukan bakal calon kepala Daerah tersebut selain untuk mengetahui kesehatan secara umum, juga mengenai dissability (ketidakmampuan) seseorang itu melakukan aktivitas kerjanya.

“Pemeriksaan kesehatan ini mengenai dissability. Jadi yang diperiksa itu apakah orang ini mengalami dissability atau tidak. Misalnya, kalau mata, dia buta. Dan disabilitas yang diukur bisa macam-macam, ada kriterianya mengacu pada SK KPU Pusat dan pengurus besar IDI tentang tata cara pemilihan kepala daerah,” katanya.

Menurut dia, hasil dari pemeriksaan tersebut dapat diketahui selama empat hari kemudian setelah dilakukan pemeriksaan terhadap masing-masing calon.

“Setelah keseluruhan hasil kita peroleh, masing-masing dokter yang menangani pemeriksaan akan melakukan rapat tentang pemeriksaan kesehatan ini. Setelah hasilnya diketahui barulah kita akan menyerahkan langsung ke pihak KPU masing-masing daerah,” katanya.

Namun, saat disinggung diantara ke-10 pasangan balon kepala daerah yang hingga kini diketahui terdapat gangguan disability, ia enggan menjelaskan.

“Hasil tersebut bersifat rahasia yang berhak tahu hanya dokter dan pihak KPU saja,” katanya.(an)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: