Isu Money Politic “Bos Delasiga”, Ancaman Pemilukada Berkualitas di Nias

Fönaziduhu Marundruri

Menjelang Pilkada di Kepulauan Nias, khususnya di daerah otonom baru yaitu Kota Gunungsitoli, Kabupaten Nias Barat dan Kabupaten Nias Utara yang serentak dilaksanakan 2 Februari 2011 beredar isu Bos Delasiga Fönaziduhu Marunndruri menggelontorkan dana Rp 18 miliar per kabupaten/kota untuk memenangkan calon bupati dan walikota yang didukung Posko Delasiga.

Ketua Umum Badan Peduli Pembangunan Kepulauan Nias (BPPKN) Hanati Nazara SH yang juga mantan Bupati Nias kepada Jarakpantau di Jakarta, Rabu (24/11) mengatakan, isu money politic pada Pemilukada di 3 Daerah Otonom Baru Kepulauan Nias sudah bukan rahasia umum di kalangan warga Nias.

“Isu itu, bahwa pemilik posko Delasiga Fönaziduhu Marundruri akan menggelontorkan dana masing-masing Rp 18 miliar untuk memenangkan pasangan bupati dan walikota yang didukung,” katanya.

Hanati Nazara mengingatkan kepada pemilik posko delasiga yang telah dipercaya oleh negara donor untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan paska bencana tsunami dan gempa di Kepulauan Nias tahun 2004 dan 2005 untuk tidak terlibat dalam politik praktis pada pelaksanaan Pemilukada di Kepulauan Nias dan kita harapkan bantuan yang telah dihimpun dari Negara-negara donor disalurkan kepada masyarakat Nias yang membutuhkan tanpa tendensi politik pada Pemilukada.

Hanati Nazara SH

Kita mendapat laporan dari masyarakat Nias bahwa pemilik Delasiga Fönaziduhu Marundruri akan melakukan gerakan politik uang pada Pemilukada di Kepulauan Nias untuk mendukung pasangan Calon Walikota dan Bupati dengan bertopeng pada bantuan kemanusiaan, tegas Hanati Nazara yang juga mantan Anggota DPR RI dari Partai Golkar.

Sementara itu Ketua LSM Pemerhati Nias MD Telaumbanua BA mengatakan hal yang sama, pemilik Delasiga kita harapkan menyalurkan bantuan kemanusiaan di Kepulauan Nias tanpa menhubung-hubungkan dengan dukungan kepada salah satu balon karena sebagaimana diketahui kepedulian Fonaziduhu Marundruri yang dipercaya negara donor untuk membantu masyarakat Nias pasca bencana.
Dikatakan MD Telaumbanua mantan Ketua ICMI dan mantan Pembantu Bupati Nias Wilayah I, pelaksanaan Pemilukada di Kepulauan Nias jangan dikotori dengan politik uang dan janji-janji muluk kepada masyarakat untuk mencapai tujuan tertentu memenangkan salah satu pasangan balon Walikota dan Bupati.

Yobedi Restu Gulö, SH Pimpinan Tabloid Mingguan Jarakpantau

Posko Delasiga Bohongi Masyarakat Nias Barat
Posko Delasiga yang dibentuk di Kabupaten Nias Barat pasca pemekaran Kabupaten Nias Barat dengan melakukan penandatanganan MoU dengan Pemkab Nias Barat akhir tahun 2009 yang pada dasarnya membantu Pemkab Nias Barat dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat dan peningkatan mutu pendidikan ternyata hingga akhir tahun 2010 (1 tahun) belum terlaksana, bahkan janji-janji posko delasiga menyediakan bibit tanaman kepada masyarakat, pakaian dinas kepala desa dan aparat desa belum terlaksana.

Bahkan pihak Posko Delasiga yang sebelumnya telah membentuk posko desa dan kecamatan masing-masing 5 orang di 110 desa Kabupaten Nias Barat dengan menjanjikan honor relawan masing-masing Rp 500.000 sampai Rp 1.000.000 sampai saat ini belum direalisasikan.

Yang menarik pihak Posko Delasiga yang juga menjadi posko pemenang salah satu balon Bupati Nias Barat mengumbar sejumlah janji yang belum pernah terealisasi kepada masyarakat, dan menjelang Pemilukada Kabupaten Nias Barat kembali Posko Delasiga mengiming-imingi masyarakat untuk mendukung pasangan yang didukung Delasiga.

Menjelang Natal 2010 Posko Delasiga Kabupaten Nias Barat menawarkan salah satu LSM yakni Aliansi Gerakan Rakyat Nias Barat (Agrenisbar) untuk melaksanakan Natal Raksasa yang dimulai dari tingkat desa, kecamatan dan kabupaten dengan biaya Rp 1 miliar. Akan tetapi setelah panitia natal posko Delasiga dibentuk yang diketuai Ama Putra Maru’au mengadakan audensi dengan pejabat Bupati Nias Barat Drs Sudirman Waruwu, ternyata anggaran panitia sebesar Rp 650 juta tidak dapat dipenuhi Posko Delasiga. Padahal sejumlah kegiatan telah dirancang mulai dari desa, kecamatan dan kabupaten Nias Barat.

Menurut pemantauan Jarakpantau, Posko Delasiga mendukung pasangan Drs. Kemurnian Zebua BA dan Temazaro Harefa sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Gunungsitoli dan AA Gulo SH MH–Hermit Hia SIP sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Nias Barat dan kedua pasangan ini, posko delasiga telah melakukan persiapan-persiapan menjelang Pemilukada.

Bos Posko Delasiga Fönaziduhu Marundruri yang dihubungi Jarakpantau melalui telepon selulernya Kamis (25/11) mengatakan, niatnya untuk membantu masyarakat Nias paska bencana adalah niat tulus dan murni dan tidak ada hubungan dengan pelaksanaan Pemilukada.

“Memang pasangan yang didukung posko Delasiga kita bantu sepenuhnya, khususnya yang menyangkut bantuan kemanusiaan yang langsung diterima oleh masyarakat dan sama sekali tidak dalam bentuk bagi-bagi uang kepada masyarakat untuk mendukung Calon Delasiga,” katanya.

Khusus pelaksanaan Natal Raksasa Posko Delasiga di Kabupaten Nias Barat menurut Fonaziduhu Marundruri pihaknya tidak masuk akal pelaksanaan natal menelan biaya ratusan juta. Jadi kalau ada oknum di Posko Delasiga Nias Barat menawarkan hal-hal yang tidak masuk akal, sama sekali di luar tanggung jawab saya selaku pemilik Posko Delasiga.

“Paling-paling untuk biaya Natal hanya Rp 10 juta, lebih dari itu, tidak bertujuan membangun Nias Barat”, kata Ama Dela panggilan akrab Fönaziduhu Marundruri.

Sebagaimana diberitakan Media Jarakpantau sebelumnya, Bos Delasiga Fonaziduhu Marundruri mengatakan, untuk mewujudkan kemajuan pembangunan dan peningkatan kesejahtraaan masyarakat pihaknya telah melakukan seleksi kepada calon bupati dan walikota yang didukung Delasiga adalah figur-figur yang bersih dan mau membangun Nias.

Maka kepada calon yang direstui Delasiga, sebelumnya harus menandatangani surat di hadapan notaris untuk tidak melakukan praktek KKN setelah menjadi walikota dan bupati dan kepada mereka diberikan tunjangan khusus oleh Delasiga melebihi gaji sebagai bupati, wakil bupati, walikota dan wakil walikota. Hal itu dimaksudkan agar mereka tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum dan merugikan masyarakat.

http://www.jarakpantau.com/2010/11/28/isu-money-politic-%E2%80%9Cbos-delasiga%E2%80%9D-ancaman-pemilukada-berkualitas-di-nias/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: